Feeds:
Posts
Comments

Archive for March, 2012

Kita bisa kuliah dan berorganisasi dengan leluasa sekarang ini adalah hasil dari pergerakan mahasiswa

Kita bebas mengungkapkan pendapat intelektual kita, kita bisa mendapatkan informasi dari pers secara bebas tanpa ada tekanan

Bisa dibayangkan apabila tidak ada gerakan mahasiswa pada tahun 98 ?Β Mungkin sekarang kita masih di bawah penguasa yang diktator

Tidak hanya kita sebagai mahasiswa yang menikmati hasil pergerakan mahasiswa kawan

Rakyat kecil yang merasakan langsung bagaimana sang penguasa yang diktator itu bertindak, juga turut menikmati hasil pergerakan ini

Tapi satu hal yang perlu kita tanamkan di hati kita kawan, pergerakan kita (mahasiswa) tidak hanya berhenti hanya sampai tahun 98

Selama rakyat merasakan ketidakadilan dan penindasan ada di negara ini, kita secara intelektual harus bergerak

Bergerak baik secara horizontal ataupun vertikal, pada hakekatnya adalah demi kesejahteraan rakyat yang merasakan penindasan

Saya sangat berharap, semoga mahasiswa Indonesia masih memiliki nilai2 idealis dan peduli kepada rakyat yang menangis dan berharap pada kita

Kawan kawan mahasiswa yang sangat saya cintai bergerak lah, rakyat menunggu uluran tangan kita, kontribusikan apa yang kalian bisa

Jika tidak bisa (read : mau) bergerak, lihatlah mata rakyat yang begitu kecewa saat kita berdiam diri dan melihat rakyat menderita

Jika tetap menutup mata atas semua yang terjadi, paling tidak, relakanlah kami yang ingin bergerak, jangan halangi kami kawan

Saya yakin kawan2 juga berkeinginan untuk rakyat menjadi sejahtera dan bisa tersenyum (semoga keyakinan saya tidak salah)

Akan kami sampaikan kawan, akan kami sampaikan keinginan kawan2 untuk kesejahteraan rakyat, doakan kami dan relakan kami yang bergerak ini

Tweet2 saya adalah berdasarkan perasaan pribadi, saya tidak mengatasnamakan organisasi tertentu, HIDUP MAHASISWA !!!

*saya copy ini dari tweet-tweet seorang rekan seperjuangan yang bergerak atas nama mahasiswa

Read Full Post »

Berkecamuk

Ketika pemikiran dan perasaan berkecamuk layaknya dua ujung magnet, raga yang dikuasai emosi pun berada dalam kebimbangan. Bimbang, walau pada akhirnya memenangkan pilihan yang condong pada emosi.

Emosi seakan mencoba menghasut pemikiran dengan rayuan manisnya, pemikiran pun terbuai rayuan emosi akan perasaan yang berakhir memberikan berbagai pembenaran akan suatu keabu-abuan.

Menjalani detik demi detik menghiraukan keabu-abuan tanpa penyelesaian dibalik manisnya awan mimpi. Menikmati keindahan pelangi sandiwara yang diwarnai dengan goresan karbon.

Menepis setiap bayangan pemikiran, menghiraukan hitam putih, mencintai emosi.

Hingga detik pun telah habis, semua menjadi kabur dan jelas di waktu yang bersamaan. Kebenaran selalu hampir terungkap, hampir hampir dan hampir.

Dan ketika pemikiran dan perasaan berkecamuk…

Jakarta, 25 Maret 2012
15.22

Read Full Post »

Video by Documentation team of ECOUTURE 2012!

Thanks to Nizar & Risca πŸ™‚

Read Full Post »

Dibanding memberi suatu pencerdasan, rasanya di artikel kali ini saya lebih ingin sharing mengenai pengalaman saya.

Beberapa hari terakhir ini, saya mulai memikirkan tentang jalan hidup. Membaca buku mengenai kisah orang sukses serta buku yang menjelaskan tentang passion, membuat saya bertanya-tanya tentang apa sih sebenarnya passion saya dan benarkah yang saya anggap passion itu memang jalan hidup saya.

Kebimbangan berawal dari pertanyaan di benak saya, “Sesungguhnya mau jadi apa lo nanti di masa depan?”

Mengingat saya memang menjalani perkuliahan di Fakultas Kedokteran Gigi, rasanya sudah pasti saya menjawab pertanyaan di benak itu dengan jawaban “Dokter gigi”.

Lalu saya kembali bertanya pada diri sendiri, “apa iya cita-cita lo cuma sekedar jadi dokter gigi biasa aja? kok cetek amat, katanya mau jadi orang sukses, mana bisa jadi sukses kalau cita-cita cetek begitu”.

Saya pun kembali memformulasikan segala impian saya, dari sekolah spesialis, menjalani pengabdian, mengembangkan klinik, dan mungkin mencapai gelar doktor atau profesor seperti orang tua saya. Everything seems to be perfect.

Tiba-tiba saya teringat sebuah novel yang pada intinya adalah menceritakan kisah hidup seorang sukses yang membutuhkan fokus menjalani kegiatan demi mencapai tujuannya.

Saya berkaca pada diri saya saat ini, memang berbagai kegiatan saat ini rajin saya ikuti, mulai dari berbagai kepanitiaan suatu acara, organisasi, kegiatan volunteering, dan lain lain. Saya menganalisa kok sebagian besar dari kegiatan yang saya ikuti tidak mengarah pada ‘big dream’ saya yah.

Perasaan bersalah, demotivasi, dan menyesal mulai hinggap di kepala saya. Banyak memang manfaat yang saya peroleh, namun rasanya tidak perlu sekian banyak waktu saya di alokasikan untuk menjalani kegiatan-kegiatan itu pikir saya. Harusnya saya hanya fokus pada kegiatan-kegiatan yang mendukung tercapainya ‘big dream’ saya.

Hingga suatu hari saya sharing dengan beberapa teman saya mengenai kegalauan yang saya alami. Mereka pun memiliki impian yang tidak berbeda jauh dari saya, mengikuti kegiatan yang juga mirip dengan saya. Pendapat mereka sungguh membuka pikiran saya, terlebih setelah berkonsultasi dengan orang yang saya percaya, beliau pun mengatakan hal yang sama.

Apapun yang kamu suka itu namanya PASSION.

Seketika itu juga, saya langsung merasa lega seakan kecintaan saya akan dunia fotografi, management, dan tari tidak merupakan suatu beban dalam mencapai ‘big dream’ saya dalam dunia kedokteran gigi.

Saya teringat perkataan sekaligus judul sebuah buku yang cukup dikenal:

YOUR JOB IS NOT YOUR CAREER

Saat itu saya sadar semua passion saya tidak menghambat karir saya, jalan hidup saya, namun saling mewarnai satu sama lain menjadikan hidup saya unik dan berwarna. Yang dibutuhkan adalah management alokasi waktu untuk masing-masing passion tersebut sesuai dengan skala prioritas. Mengapa? Karena kita bukan SUPERMAN yang bisa menjalankan semua passion hingga on top.

Bagaimana dengan kamu? Apa passion dan ‘big dream’ mu?

Read Full Post »

Super 9

BRIDGE, Dental Seminar πŸ™‚

SUPER 9

kenapa super?

karena acara ini hanya memiliki 9 panitia yang semuanya bekerja ekstra

so, here they are..


 

 

The SUPER 9

Read Full Post »