Feeds:
Posts
Comments

Archive for August, 2012

 

 

outfit by SPOTLIGHT for UI Fashion Week

Read Full Post »

Sang Burung Biru

Siapa tidak kenal taksi blue bird di Indonesia, khususnya kota-kota besar seperti kota dimana saya banyak menghabiskan waktu saya, JAKARTA. Hampir setiap orang yang saya kenal pasti menjadikan taksi blue bird sebagai taksi andalan karena kualitasnya, walaupun ada juga yang memilih menggunakan taksi dengan tarif bawah.

Yang ingin saya bahas disini bukan mengenai promosi taksi blue bird melainkan perjuangan perusahaan itu yang dituangkan dalam sebuah buku dengan judul ‘ Sang Burung Biru’.

Mungkin banyak orang di luar sana yang berpikir bahwa perusahaan yang besar seperti blue bird diawali oleh modal yang besar dan atas pengelolaan orang-orang berpendidikan tinggi dengan skill serta gelar manajemen ini dan itu. Namun coba tengok sejarah berdirinya blue bird, perusahaan ini hanya diawali oleh 2 buah mobil sedan pemberian kepada Bu Djoko, seorang janda yang ditinggal wafat suaminya. Ya, hanya 2 sedan dan dijalankan oleh seisi rumah Bu Djoko tersebut, mulai dari anak-anaknya hingga menantu dan juga pembantu rumah tangga.

Dalam buku ini diceritakan mengenai berbagai badai dan rintangan yang menghadang blue bird, namun yang menyelamatkannya adalah idealisme dari pendiri perusahaan dan kemampuan untuk menularkan idealisme itu kepada seluruh pekerja. Tidak mudah perjuangan demi perjuangan dilakukan hingga nama blue bird bisa sebesar saat ini.

Saya merekomendasikan buku ini untuk dibaca, untuk menambah pengetahuan kita mengenai pentingnya menjaga idealisme dan pantang menyerah yang direalisasikan dalam kisah nyata. Lagi-lagi karya anak bangsa, untuk bangsa Indonesia.

Saya sangat percaya bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar dilihat dari kualitas manusia yang ada di dalamnya, termasuk saya dan kamu. Tinggal bagaimana kita mau mengasah dan menjalankan dengan idealisme atau tidak.

Saya mau, kamu?

Read Full Post »

thankyou <3

Thankyou for this little cute camera, dear S πŸ™‚

me super likey!

Read Full Post »

Tanah Surga… katanya

Hari ini saya pergi berjalan-jalan tanpa tujuan, dengan tidak direncanakan memasuki mal Cibubur Junction dan langsung menuju bioskop yang berada di lantai atas. Tidak ada niat untuk menonton film, hanya melihat-lihat apa sih yang baru saat ini.

Begitu sampai, saya melihat jam di layar handphone .. 16.50. Ternyata ada film ‘Tanah Surga… katanya’ yang akan diputar jam 17.00. Saya langsung menghampiri gambar film tersebut yang dipajang di kotak berkaca di pinggir bioskop. Ada sebuah kalimat dari gambar itu ‘Jangan sampai kehilangan CINTA pada negeri ini’ , melihat kalimat itu tanpa pikir panjang saya langsung membeli karcis untuk menontonnya.

Saat film dimulai, saya sudah terpana oleh indahnya pemandangan alam yang disuguhkan di layar lebar itu. Laut yang biru indah membentang luas, kapal kayu di tengah-tengah laut, dan hutan-hutan yang hijau. Kalimantan! Disanalah lokasi yang diceriterakan.

Indonesia kaya, namun juga disaat yang bersamaan tragis nasib penduduknya yang berada di garis perbatasan atau daerah terpencil. Perbatasan Indonesia dan Malaysia menjadi sorotan dalam alur film ini, bagaimana berbedanya kehidupan yang hanya berbatas garis antar 2 negara.

Pesan yang disampaikan film ini cukup jelas, yaitu untuk tidak melupakan saudara-saudara kita yang berada di perbatasan. Saya sendiri merasa tertampar setelah menonton film ini, rasanya memang sudah seharusnya pemuda dan pemudi yang mengabdi, menjadi agent of change untuk saudara-saudara di perbatasan.

Saya sangat merekomendasikan film ini untuk ditonton.

Film Indonesia, karya anak bangsa, dengan pesan moral untuk membangun Indonesia.

Read Full Post »

Elderly ..

Teringat karya ilmiah yang pernah saya buat untuk mengikuti kompetisi mahasiswa berprestasi FKGUI 2012, yaitu mengenai lansia berkaitan dengan active ageing.

Di Indonesia saat ini banyak sekali lansia yang bekerja secara tidak layak untuk memenuhi kebutuhan mereka karena lemahnya daya ekonomi mereka, namun juga banyak yang tidak produktif sama sekali hanya menggantungkan diri kepada anak-anaknya atau kerabat untuk hidup.

Konsep active ageing memang sulit ingin dicapai jika berharap mampu mempekerjakan seluruh lansia dengan layak dan sesuai kemampuan dengan tetap mempertimbangkan pemasukan untuk menunjang kemampuan ekonomi mereka. Lapangan pekerjaan untuk usia produktif saja masih tidak sebanding dengan tersedianya sumber daya manusia, sehingga banyak ditemui penggangguran, bagaimana mungkin diberikan lapangan pekerjaan khusus untuk lansia? Begitu logikanya.

Namun setelah ditelaah dan dipikirkan, serta saran dari diskusi bersama Mba Shahnaz, rasanya mungkin saja memberikan pekerjaan yang sangat ringan namun memang ‘khas’ lansia. Contohnya adalah kehadiran lansia untuk memberi dukungan atau semangat kepada para pasien di Rumah Sakit, dikhususkan kepada lansia perempuan untuk membantu proses persalinan. Saya sendiri belum pernah merasakan apa sih rasanya melahirkan, tapi dari pendapat Mba Naz, hal itu sangat dibutuhkan. Simpel, hanya memegang tangan dan memberi kata-kata penenang, yang melahirkan merasa tenang, lansia pun senang karena merasa dibutuhkan dan berperan.

Tapi memang perlu disadari untuk menunjang secara ekonomi dan menjadi pekerjaan dengan cakupan yang luas rasanya masih kurang memungkinkan. Semoga kedepannya Indonesia mampu memiliki kebijakan yang dapat memberikan kesejahteraan kepada lansia.

Beberapa waktu yang lalu saya pergi ke Singapore dan mendapati bahwa lansia disana memang dipekerjakan untuk menjaga produktifitas mereka, ada yang bekerja di airport dan juga yang sering terlihat di jalanan adalah berjualan! sepertinya hanya lansia yang diizinkan untuk berjalan di sepanjang jalan (karena yang saya lihat lansia semua). Salut!

 

Read Full Post »

another Step Up Movie

 

Super Cool movie!

you have to watch, or you’ll regret..

Read Full Post »

Fireworks

Malam takbiran dan lebaran di Indonesia seringkali diwarnai oleh kehadiran kembang api, khususnya di keluarga saya. Sudah menjadi tradisi rasanya untuk membeli kembang api dan petasan untuk dinikmati bersama keluarga besar saat berkumpul di Purwakarta tempat tinggal kakek dan nenek yang biasa saya panggil pak kumis dan miem.Β Pekarangan yang luas, memberi kebebasan kami menyalakan petasan dan kembang api ini tanpa perlu takut di anggap mengganggu tetangga. Tahun ini, 2012, saya kembali bertemu kembang api dan petasan, bedanya kali ini saya membawa kamera dan inilah hasil jepretan saya … *enjoy*

 

anyway untuk header baru blog saya ini juga saya buat dengan bantuan salah satu hasil foto jepretan saya ini, i love it!

Read Full Post »

Older Posts »